- Back to Home »
- Prosa »
- Cahaya Di Ruang Tunggu
Posted by : Harry Ramdhani
December 02, 2013
kekasih, kau adalah cahaya
yang tak sanggup kuhitung dengan rumus matematika,
Einsten pun musti dianggap orang gila
sebelum bisa menghitungnya.
Aku bukanlah dia.
cinta bagai cahaya, cahaya cinta
yang gelap adalah aku
dan kau yang lewat di ruang tunggu
bak cahaya yang luput ditangkap mata
: ku tak tahu kenapa merindu
tergagap gugup di ruang tunggu*
Perpustakaan Teras Baca, 2 Desember 2013
(*) Sajak Sapardi Djoko Damono, Sonet: Y
gambar: dari sini