The Pop's

Archive for May 2011

arogansi sebuah seragam

By : Harry Ramdhani
konflik di negar Indonesia memang tidak akan pernah ada hentinya. seperti konflik yang pernah terjadi di kebumen antara warga dengan para punggawa TNI. kalau dilihat dari kejadian itu, sebenarnya pemerintah salah mengambil keputusan dalam setiap konflik yang ada. mengapa bisa dikatakan demikian . .?? karena setiap konflik yang terjadi di Indonesia hanya mengirimkan para aparat dari kepolisian atau dari TNI untuk menyelesaikannya, bukan dari para pemuka pendapat atau oprang-orang yang ahli dibidangnya seperti sosiolog atau antropolog. merekalah orang-orang yang mengerti dibidang-bidang itu bukan para aparat yang hanya mengedepankan seragam keagunan mereka dengan senjata-senjata yang membuat konflik semakin semerawut tidak berujung.
yaa, dengan seraagam itu mereka dapat berbuat seenaknya, karena dengan seragam itu mereka yang memakainya merasa paling berkuasa. atau dikasus lainnya, seorang mantan pegawai Kejaksaan Agung golongan 3A bisa menipu sampai hampir 500 juta rupiah dengan menjanjikan SK Pengangkatan PNS di Departemen Agama dan para korban merasa tertipu karena sang pelaku menjalankan aksinya dengan menggunakan seragam dinasnya.
begitu menakjubkanya keaguhan yang didapat dari seragam dinas yang telah mereka paklai disetiap instansi-instansi.


begitu kuatnya persaingan setiap tahunnya hanya untuk mendapatkan jatah kursi agar bisa memakai seragam keaguhan itu, dengan seragam yang dipakai, siapapun akan merasa dirinya dapat berbuat sesuka hati tanpa ada beban berat karena dengan seragam itu bisa mencari sampingan didalam pekerjaan baik pekerjaan kering atau pekrjaan basah.
dari pekerjaan itu, birokrasi di Indonesia sudah sangat sulit untuk di reformasi. ini disebabkan para orang-orang yang berada didalamnya sangat amat merasa hidupnya terasa kurang terus dan berusaha mencari lebih dengan menggunmakan seragam itu. padahal mereka sudah dijamin dengan uang pensiunan yang dimana uang itu dipotong sekitar 5% oleh instansi terkait untuk menjamin masa hidupnya nanti ketika sudah tidak bekerja lagi dan mendapatkan 75% dari gaji pokok. walaupun banyak diantara para pensiunan dari PNS selau frustasi dengan kenyataan yang dihadapi setelah tidak bekerja lagi karena tidak mendapatkan pekerjaan "basah" apabila tidak menjadi pegawai instansi pemerintah.

sungguh sangat disayangkan, keadaan yang terjadi di Indonesia saat ini dan sangat memalukan. mereka orang-orang terpilih yanmg dianggap "pintar" karena bisa bekerja di instansi pemerintahan dan dapat melayani rakyat dengan baik. tapi, apa yang kita rasakan sekarang . . ?? mereka sengaja diberikan gaji yang cukup besar sehingga diharapkan tidak melakukan tindakan korupsi . .
buka mata, hati , dan telinga kalian untuk ini, kita harus bisa memutuskan lingkaran labirin ini dan membuat seragam yang dipakai oleh mereka adalah seragam yang sangat diagungksn untuk bertindak sebagaimana mestinya . .

PNS ditipu oleh Mantan Pegawai Kejaksaan Agung

By : Harry Ramdhani
Harry Ramdhani

Rumah salah satu mantan pegawai Kejaksaan Agung pada Sabtu (28/5), Perumahan Pondok Bambu Kuning, Bojonggede, Bogor, diserbu oleh empat orang karena telah ditipu oleh (MW), mantan pegawai Kejaksaan Agung.
Untuk yang kesekian kalinya rumah (MW) diserbu oleh orang-orang yang telah frustasi karena ditipu untuk dijanjikan pekerjaan menjadi PNS di Departemen Agama. “Dulu saya dijanjikan menjadi pegawai untuk saudara saya di Departemen Agama oleh (MW) hanya cukup dengan membayar 65 juta” ungkap (HA) saat diwawancara. Motif penipuan ini adalah dijanjikan SK pengangkatan PNS oleh Departemen Agama.
Dan yang menjadi korbannya, sudah lebih dari 10 orang yang diantaranya, bahkan ada 11 orang dari Bengkulu totalnya 200 juta, 1 orang dari Bekasi sejumlah 20 juta seorang pegawai dari Kejaksaan Agung, 1 orang dari Bogor 65 juta seorang pegawai dari Departemen Pertanian dan yang sama sekali tidak diduga adalah ada 1 orang dari instansi Pemerintahan BAKN yang menjadi korbanya ditipu sampai 80 juta. Saat ditanya ketua RT setempat ”yang saya ketahui dari berbagai rumor sampai yang melaporkan, kasus ini, (MW) sudah melakukan sejak tahun 2009 dan semua korban dijanjikan SK Pengangkatan pegawai pada bulan Oktober 2010”. Cara si pelaku melakukan ini adalah dengan menyuruh temannya mencari korban dan ketika sudah dapat korban baru (MW) yang melakukan pendekatan kekorban da agar lebih percaya olehnya (MW) menggunakan seragam dinasnya.
“saya sama sekali tidak mengharapkan apapun dari (MW) cukup uang saya dikembalikan, karena sudah telalu lama dia mengobral-obral janji kepada saya”, ungkap (HA). Dan saat berunding dikediaman (MW) yang berlangsung alot, akhirnya para korban yang datang pada saat itu dibarikan jaminan sertifikat rumah dengan catatan melunasi semua uang yang telah diambil pada 31 juli 2011.
Inilah bukti nyata terhadap birokrasi yang ada di semua instansi-instansi pemerintahan di Indonesia sudah sangat bobrok, dan sangat mencoreng kepemerintahan. Seakan-akan gaji yang mereka dapatkan setiap bulannya masih saja kurang dan betapa bodohnya orang-orang yang bisa ditipu oleh seorang mantan pegawai Kejaksaan Agung yang dulu hanya menjabat di Golongan 3A.
Tag : ,

pidato - PENDIDIKAN

By : Harry Ramdhani
PENDIDIKAN

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Pada siang yang berbahagia ini, saya, Harry Ramdhani, mahasiswa fisikom Universitas Djuanda jurusan Hubungan Masyarakat, akan membahas tentang “pendidikan sebagai bahan dasar menuju Negara yang maju”
‘apakah kalian sadar, mengapa kalian sering dianggap bodoh . . ?? sampai-sampai negara kita dengan begitu mudahnya direndahkan oleh Negara lain . . karena kalian sebagai mahasiswa teralu menganggap remeh temeh tentang apa itu PENDIDIKAN’. Pendidkan begitu sangat penting didalam kemajuan suatu Negara’. “coba kalian bayangkan,apabila kalian sedang berada disekitar kolong jembatan atau TPS atau daerah kumuh, berapa pun mereka yang ada disana berusaha keras, kemungkinan besar mereka tetap menjadi orang miskin, begitu juga anak keturunan mereka nanti dan begitu seterusnya. Sedangkan kalian, boleh tidak punya uang, tapi kalian disini punya kesempatan untuk berhasil, bahkan bisa membantu orang-orang seperti mereka. Mereka tidak punya akses untuk pendidikan, tapi kalian punya. Jadi, kenapakita harus malas-malasan . . ?? apa lagi sampai meremehkan pendidikan, kalian mempunyai pilihan untuk memilih agar bisa lebih baik, sehingga tidak pantas bagi kalian untuk malas.
Apabila kalian melihat lebih luas lagi, sebenarnya ini sudah ada pada Undang-Undang Dasar 1945, tetapnya pada pasal 34, yaitu disebuatkan bahwa orang miskin dan anak terlantar dipelihara oleh Negara, tetapi, dimana Negara itu sekarang . . ??
Disinilah tepatnya fungsi kalian sebagai mahasiswa dengan meng’aplikasikan “tridarma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian”
Dulu, semasa aku duduk dibangku sekolah menengah, aku begitu terpengaruh tentang kata-kata “STOP GLOBAL WARMING”, dan apa yang aku lakukan, sebagai pelajar mungkin aku hanya bisa berbuat suatu hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan , apabila ada orang yang membuang sampah didepan aku, aku akan pungut itu sampai melihat tempat sampah lalu membuangnya atau waktu itu sampai mencoret-coret tas sekolah bertuliskan “LET’S GO GREEN- GREEN IN ACTION” agar setiap orang-orang yang berjalan dibelakang saya bisa membaca itu dan berharap bisa meng’aplikasikan itu . .
Tidak lama menjadi aktivis gadungan tentang lingkunagan, aku sekaligus menjadi duta gadungan Aids, karena banyak disekitar kita para ODHA dikucilkan oleh lingkungan sosialnya, sehingga setiap tanggal 1 desember aku selalu membagi-bagikan pita merah keseluruh siswa tempat aku sekolah, sebagai tanda kalau kita peduli akan ODHA . .
Sehingga aku menarik satu benang merah pada pengalaman terdahulu yaitu dengan pendidikan kita yang semakin tinggi, maka kita dapat dengan seksama terhadap suatu objek dengan berpikir matang-matang terlebih dahulu, sehingga tidak menimbulkan stereotype yang mengarah pada prasangka kearah negative.
Itulah pendidikan dimata saya sebagai mahasiswa fisikom, dimana didalam pendidikan pendidikan kita bisa belajar berbagai macam hal , dari teknologi, olahraga, lingkungan, kesehatandan lain-lain. Bahkan apa bila kita mempunyai basic sebagai journalist, tulisan, literasi, ide adalah ukuran-ukuran peradaban maju yang jarang sekali kita perlihatkan ke Negara-negara lain, mungkin yang sering kita lihat hanya kesenian saja. Karena dengan mengekspresikan ide dengan tulisan adalah bukti mutlak bangsa berperadaban tinggi, menulis berbagai hal, menulis ide-ide besar, menulis tentang budaya, menuulis tentang seni.
Nah, dalam rangka memajukan pendidikan, mari kita sebagai mahasiswa harus terus berjuang untuk pendidikan. Teriakan “man jadda wajada” didalam hati (siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil), karena salah satu ciri dari Negara yang maju bukanlah Negara yang kaya akan sumber daya alamnya, melainkan dari suber daya manusianya yang berpendidikan dan semua bangsa besar adalah bangsa yang gemar menulis dan membaca, punya budaya literasi dimana akan menghasilkan bangsa yang berbicara ide besar dalam tulisan.
Mungkin, hanya itu saja yang dapat saya sampaikan pada kesemptan kali ini, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam berucap, karena kesalahan adalah mutlak milik saya san kesempurnaan milik ALLAH SWT. Akhir kata . .

Wassalammu’alaikum Wr.Wb

mahasiswa : pengacara pembela umum

By : Harry Ramdhani
tidak dielakan lagi, kodrat kita sebagai mahasiswa yaitu terdapat didalam tridarma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian). ini sudah menjadi tugas mahasiswa dan sudah melekat didalam hati setiap mahasiswa, bukan karena dia berkuliah hanya untuk mencari kenaikan jabatan semata atau agar dipandang hebat di lingkungan social . .

mungkin, kita bisa samakan antara mahsiswa dengan pengacara pemela umum. disuatu kampus dengan mahasiswa yang hamper rata.rata diatas seribu makhluk yang diantaranya pegawai kantoran, wirausahawan, atau hanya sekedar mahasiswa biasa. sama seperti pengacara pembela umum, bebrapa pengacara pembela umum memang fanatic mencurahkan komitmen untuk membela kaum miskin dan tertindas, dan bagi mereka pekerjaan itu bukan llah sebagai batu loncatan ke karier yang lain. tidak peduli betapa kecil penghasilan mereka atau betapa ketat anggarannya, mereka terus hidup dari pekerjaan kecil mereka yang sepi dan rasa puas memberikan perlindungan bagi kaum underdog. yaa, itu llah peagaplikasian dari tridarma perguruan tinggi yang seharusnya melekat pada diri mahasiswa . .

bangunan itu, bagaimanapun juga, adalah penjara. meskipun baru dan saat grand opening menjadi sumber kebanggaan bagi sejumlah pimpinan kota, bangunan tersebut tetap llah penjara. dirancang oleh konsultan.konsultan habit dan dilengkapi berbagai perangkat high-tech, ia masih tetap penjara. efisien, aman, manusiawi dan meskipun dibangun untuk seabad mendatang, ia langsung penuh pada hari pembukaan. dari luar ia menyerupai sebongkah batu bata merah yang bertengger disisinya, tanpa jendela, tanpa harapan, dipenuhi narapidana dan orang.orang tak terhitung yang menjaga yang menjaga mereka. untuk membuat hati lebih nyaman , tempat itu diberi nama seindah mungkin, eufimisme modern yang digunakan secara luas oleh arsitek.arsitek penggarap proyek seperti itu. bangunan tersebut adalah penjara. mahasiswa memang sudah berada didalam lingkaran untuk membela dimana mahasiswa tidak memikirkan apapun. tempat perkuliahan tetap llah tempat perkuliahan yang disana menghasilkan calon pemimpin yang benar.benar tidak dipengaruhi oleh suatu ketamakan belaka . .



di gedung perkuliahan, terdapat mimpi.mimpi yang tidak terbatas, apa bila ini benar.benar tidak terwujud. Disini, para pemimpi adalah para pemberani, mereka kesatria ditanah nan tak peduli dan seharusnya medali akan dikalungkan di leher mereka, sang pemimpi . .

memulai dengan meja kerja yang teratur adalah tanda pikiran yang teratur juga. apabila tidak bisa menemukan benda yang kau cari selama 30 detik, maka kau akan kehilangan apa yang ingini sekarang . .

adegan buka pager . .

By : Harry Ramdhani
saat adzan maghrib terdengar dari masjid sekita kampus ipb d3 ¤kayak ny sih dari situ asal adzan ny
merdu , indah bagai sebuah alunan lagu bernada minor . .

saat itu , gue baru dateng ke ruma bang oji , trus dia bilang "bud , sorry nii bukain pager dong , gue mau mundurin mobil" dan gue langsung mengabulkan permintaan bang oji . .
pas mau gue buka page ke-dua , keras banget tuuh , mentok sama aspal . .
¤gue : ji , nii mentok sama aspal , jadi susah di buka ny . .
¤oji : di angkat aja bud pager ny sedikit , bisa koo . .
gue angkat aja itu pager dan keras dan berat untuk di angkat . .
¤gue : ji , berat banget nii , sumpah dehh . .
tiba.tiba , dian dateng belaga mau jadi pahlawan buat gue gitu . .
¤dian : ahh , masa engga kuat , sini gue aja . .
dian nyamperin gue dan langsung ngangkat pager yang berat itu DAN#braak , pager ny copot dari engsel ny . dian langsung diam sejenak dan nge'liatin gue dengan muka polos.luga ala baby face . .
gue ketawain aja tuuh orang , lagian sostoy banget . .
¤gue : gaya ny kakak senior *begitu panggilan gue buat dian . .
¤dian : aaa , ngoceh mulu , bantuin nii angkat pager . .
akhir ny gue dengan ikhlas membantu dian . .
¤dian : angkat , but , samain tuuh atas sama bawah ny . .
¤gue : cooooot . .
¤dian : yang bener kenapa but . .
¤gue : aduu.aduu kaki gue kejepit nii , aaaa . .
¤dian : udaa sih , becanda mulu . .
¤gue : aaaa , kaki gue kejepit , aaAAAAAA . .
¤dian : but , becanda mulu iih *sambil ketawa.ketawa #mungkin dia seneng liat gue menderita gini . .
¤gue : sumpah iih , kaki gue kejepit . .
¤dian : *ketawa ny makin geli

tiba.tiba , oji keluar dari mobil . .

¤oji : ahh , lama banget , bisa engga sih . . ??
¤dian : tau nii , ji , si abut becanda mulu *masi cekikikan . .
¤gue : enak aja becanda , lu tuuh , kaki gue kejepit pager juga . .
akhir ny , oji juga yang bantuin buat masang itu pager . .
¤oji : pelan.pelan , samain atas sama bawah ny . .
¤dian : *ngeliatin gue lagi #engga tau dehh maksud ny apa skrng
¤oji : lu liatin but bagian bawah ny . .

DAN , aaaAAAAAAA . .
¤gue : ji.ji , kaki gue kejepit lagi nii , aaAAAWWW
¤dian : tuuh kan , ji , becanda mulu dia mah *masi cekikikan
pager ny pun di angkat lagi sampe beberapa kali di coba dan akhir ny bisa juga dan di tambah kaki gue yang kejepit mulu sama pager dan selesai juga masang itu pager kesediakala mesti ny . .
¤dian : wuahh , kayak ny engga muat , ji , mentok sama pager . .
¤gue : *engga peduli apa kata dian , kaki gue masi sakit . .
¤dian : banting stir ke kiri , ji , abisin , terus.terus.terus . .
¤gue : *masi engga peduli sama dian yang sekarang menjelma jadi tukang parkir , kaki gue nyut.nyut'an . .
setelah mobil mundur beberapa mili dari tempat asal , si oji matiin mesin mobil dan keluar dari mobil dan masang alarm mobil . .
¤dian : *ngeliatin gue dengan muka bingung
¤gue : *menatap balik dian #gue yakin , apa yang ada di pikiran gue sama dian itu sejalan . .
masuk llah gue ke garasi rumah oji , dan akhir ny dian duluan yang mulai pembicaraan . .
¤dian : but , nii mobil mundur engga sih . . ??
¤gue : mundur kali , 10cm *dengan bingung ngeliat posisi mobil . .
¤dian : kayak engga berubah , ahh . .

terus tadi , buka pager buat apa dong . . ??

¤keadaan di garasi hening sejenak dan menganggap tidak ada adegan buka pager dan lebih baik masuk ke ruma oji . .

- Copyright © Kangmas Harry - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -